Senin, 28 Desember 2015

Tips Bermain Clash of Clans Untuk Pemula

    Selamat datang kembali di blog saya yang sederhana ini :D Selamat merayakan hari Natal juga yaa untuk yang merayakan.Oke langsung aja kita ke inti pembahasan.Akhir-akhir ini ada satu game bergenre casual free-to-play yang sangat terkenal bukan hanya di Indoneisa,tetapi juga di seluruh dunia.Pasti udah tau deh ya yang dimaksud itu apa,YA,itu adalah Clash of Clans atau yang biasa disingkat dengan COC.Clash of Clans adalah game buatan developer asal Swiss yaitu Supercell.Supercel yang sukses dengan Hay Day nya mulai mencari peruntungan baru lewat game strategy yaitu Clash of Clans dan disusul dengan Boom Beach.




    Berikut adalah tips-tips yang dapat saya berikan untuk kalian yang penasaran untuk menjajal game yang satu ini.Untuk para pemula,kalian dapat mencoba tips-tips ini:

Gunakan Gems Untuk Membeli Builder

Tantangan terbesar bermain “casual free-to-play game” adalah mata uang premium. Mata uang premium yang ada di game ini adalah Gems. Gems bisa didapatkan secara gratis ketika kita menyelesaikan setiap misi yang ada, tetapi hal itu sangat sulit didapatkan.
Di awal game ini, kamu akan diberi dua builder secara gratis. Akan tetapi untuk mendapatkan builder ketiga tidaklah mudah. Kamu membutuhkan 500 Gems untuk mendapatkan builder ketiga. Jadi, jangan gunakan Gems yang sudah kamu dapatkan untuk mempersingkat waktu pembuatan bangunanmu. Gunakan Gems yang kamu miliki untuk membeli builder atau pekerja. Karena dengan banyak pekerja kita bisa membuat bangunan lebih banyak.

Menyerang

Jika kamu sudah memiliki banyak pasukan, jangan ragu-ragu untuk menyerang desa lain. Karena dengan menyerang desa lain, kamu akan banyak mendapatkan GoldElixr dari Gold Mine, atau Elixr Collector yang bisa digunakan untuk membangun desamu. Jangan lupa meng-upgrade Gold Mine dan Collector yang kamu miliki agar Gold dan Elixr yang didapatkan bisa tertampung semuanya.
Mengingat menyerang adalah hal yang penting di Clash of Clans pastikan Elixr yang kamu dapatkan selalu dihabiskan untuk melakukan research di Laboratory. Dengan melakukan research maka kamu akan membuahkan pasukan-pasukan handal yang akan mempermudahmu mengobrak-abrik markas musuh dan mencuri resourcemereka. Kalau storage-mu sudah penuh maka kamu akan lebih mudah meng-upgrade banyak hal sesuai keinginanmu.

Selesaikan Achievements

Achievements yang ada di Clash of Clans sendiri bermacam-macam seperti meng-upgrade Gold Storage, mendapatkan 50 bintang, mencuri Gold atau Elixr, dan lain-lain. Dengan menyelesaikan Achievements, kamu akan menerima hadiah Gems yang bisa digunakan untuk menambah builder.

Bergabung dengan Clan Lain


Kamis, 24 Desember 2015

Tentang Teknik Perminyakan

Hasil gambar untuk tentang teknik minyak

Apa yang kalian pikirkan jika mendengar Jurusan Teknik Perminyakan? mungkin sama seperti saya atau bisa jadi berbeda. Awalnya saya pikir teknik perminyakan itu mempelajari tentang bagaimana mengolah minyak mentah menjadi BBM seperti solar, premium dsb, tapi itu salah besar. Di jurusan teknik perminyakan kita akan belajar mengenai bagaimana caranya kita menghitung cadangan hidrokarbon di reservoir, mengambilnya dari reservoir dan memisahkan jenis hidrokarbon apa yang akan dimasukkan ke kilang nantinya. Berbeda dengan teknik pertambangan, perminyakan mempelajari tentang bagaimana cara mengeksploitasi SDA yang berwujud fluida, sedangkan pertambangan mengeksploitasi yang berwujud padat.



Yang Dipelajari di Jurusan Teknik Perminyakan
Jurusan teknik perminyakan memiliki 4 spesialisasi yaitu reservoir, pemboran, produksi, dan geothermal. Teknik reservoir berhubungan dengan menghitung cadangan hidrokarbon yang terakumulasi dan bagaimana cara sumur tetap bisa diproduksi. Teknik pemboran mempelajari tentang bagaimana cara membuat lubang untuk mengalirkan hidrokarbon dari reservoir ke permukaan. Teknik produksi mempelajari tentang treatment hidrokarbon setelah di permukaan agar sesuai dengan standart yang diinginkan perusahaan.
Untuk mendukung itu semua, maka kita di jurusan teknik perminyakan mempelajari ilmu-ilmu geologi dasar, stratigrafi Kimia, Fisika, matematika dll. Selain itu ada juga pelajaran yang baru atau asing bagi anak SMA seperti mekanika reservoir, mekanika fluida, penilaian formasi, teknik gas bumi, teknik pemboran. Selain belajar di kelas, ada juga praktikum yang harus diikuti seperti praktikum analisa inti batuan, analisa fluida reservoir, analisa lumpur pemboran, penilaian formasi, analisa semen pemboran, peragaan pemboran, peragaan produksi, uji sumur, dll.
Selain mempelajari hal-hal teknisnya, kita juga akan belajar tentang keekonomian. Apakah sumur tersebut ekonomis jika diproduksi? Apakah biaya untuk memproduksi akan bisa digantikan oleh hasil yang didapat? itu akan sangat dipikirkan karena dunia perminyakan itu “high risk, high tech, and high cost”.

Prospek Kerja Jurusan Teknik Perminyakan

Seorang sarjana teknik perminyakan sangat dibutuhkan dalam perusahaan yang bergerak di bidang oil and gas, baik perusahaan  nasional maupun internasional, seperti Pertamina, Chevron, Total, Schlumberger, Halliburton, Petronas, PGN, Saudi Aramco dan masih banyak lagi. Yang paling menggiurkan dari jurusan ini adalah gaji yang didapat jika bekerja di perusahaan oil and gas. Untuk masalah gaji, coba anda search di google “jurusan yang memiliki gaji terbesar di dunia” ðŸ˜€ namun besarnya gaji tersebut harus dibarengi dengan usaha yang gigih dan ketekunan serta keyakinan yang tinggi, bukan diperoleh dengan kuiah yang santai-santai, dan menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang kuliah-pulang). :)

Kampus yang terdapat Jurusan Teknik Perminyakan

Kampus yang terdapat jurusan teknik perminyakan di Indonesia antara lain:
  1. ITB
  2. UPN “Veteran” Yogyakarta
  3. Trisakti

Kesan-Kesan Kuliah di Jurusan Teknik Perminyakan

Pernah ada anggapan bahwa “minyak 10 tahun lagi akan habis”, itu sudah pernah didengungkan dari tahun 90an. Tapi nyatanya sampai sekarang indonesia masih bisa memproduksi sekitar 800 ribu barel perharinya. Anggapan habis disitu maksudnya adalah jika kita tidak melakukan eksplorasi migas, karena sesungguhnya masih banyak daerah yang belum terjamah untuk dieksploitasi migasnya karena teknologi yang belum bisa menjangkau sampai kesitu, contohnya pemboran pada laut yang sangat dalam. Jika teknologi sudah memadai, bukan tidak mungkin  kita menemukan cadangan baru yang bisa bertahan hingga beberapa tahun mendatang. Jurusan ini juga tidak membutuhkan matematika, fisika, maupun kimia tinggi. Perhitungan dalam ilmu perminyakan diselesaikan menggunakan kalkulator atau software perminyakan. Yang paling banyak dibutuhkan di jurusan ini adalah logika. Logika sangat berperan penting di dunia perminyakan.
Demikian informasi Jurusan Teknik Perminyakan dari saya, semoga bermanfaat :)



Tentang Teknik Sipil


Hasil gambar untuk tentang teknik sipil

Banyak yang belum mengetahui bahkan memahami mengenai seluk-beluk ilmu yang satu ini. Ada yang malah beranggapan sarjana lulusan teknik sipil kerjanya sebagai pegawai negeri sipil atau bekerja di kantor pencatatan sipil. Ya mungkin karena ada embel-embel sipilnya.
Awalnya, ilmu ini tumbuh di dunia militer dan digunakan untuk membangun pertahanan, pos-pos militer, benteng, dan bangunan-bangunan pendukung perang. Setelah perang berakhir, ilmu ini mulai berkembang. Masyarakat sipil pun bisa mempelajarinya kemudian menerapkannya dalam bangunan-bangunan sipil dimana tujuan pembangunannya ditujukan kepada masyarakat luas. Begitulah kira-kira, penjelasan mengenai pengenalan sejarah teknik sipil dari bapak dosen sewaktu mengajar semester satu dulu.
Teknik sipil adalah salah satu cabang teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia. Cabang-cabang ilmu yang dipelajari dalam teknik sipil;
  1. Stuktur bangunan mempelajari masalah struktur dari material (baja, beton, kaca, kayu, atau bahan lainnya) diantaranya, mengenai sifat-sifat material yang cocok digunakan untuk pembangunan.
  2. Geoteknik mempelajari struktur dan sifat berbagai macam tanah. Ilmu ini bertujuan untuk menyelidiki keadaan-keadaan tanah di daerah sebelum didirikan bangunan, kondisi tanah akan mempengaruhi suatu pondasi bangunan.
  3. Manajemen Konstruksi mempelajari masalah dalam proyek konstruksi mencakup finansial, penjadwalan pembangunan supaya tepat waktu, dan biaya proyek.
  4. Hidrologi/Hidrolika, bisa ditebak mempelajari apa ? Tepat, mempelajari tentang air meliputi distribusi, masalah, dan pengendaliannya. Penerapan ilmu ini digunakan untuk bangunan air seperti pelabuhan, waduk, bendungan.
  5. Transportasi, mempelajari sistem transportasi dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Penerapan ilmu ini digunakan dalam konstruksi pengaturan jalan raya, konstruksi bandara, dan manajemennya.
Berbeda dengan arsitektur yang erat hubungannya dalam hal rancang-merancang, teknik sipil lebih ke dalam pelaksanaan dalam mengeksekusi rancangan arsitektur. Jadi, seorang teknik sipil harus bisa mentranslatekan rancangan bangunan di atas kertas ke lapangan, memberikan perbaikan/saran dalam pelaksanaan perencanaan bangunan, mengkonsep manajemen finansial dan waktu sebuah proyek, mengamati jalannya proyek. Seru kan ? Serunya tidak hanya itu saja, ada kegiatan praktik diluar juga selain kuliah, seperti praktik ilmu ukur tanah, praktik rekayasa lingkungan, praktik teknologi bahan konstruksi, praktik ilmu desain bangunan, dan masih banyak lagi.

Tentang Teknik Metalurgi

Teknik Metalurgi

Metalurgi adalah ilmu, seni, dan teknologi yang mengkaji proses pengolahan dan perekayasaan mineral dan logam. Jurusan Kuliah Teknik Metalurgi dan Teknik Material sama dalam penerapan disiplin ilmunya, hanya Teknik Material lebih fokus ke keramik sedangkan Teknik Metalurgi fokus ke logam.

Apa saja yang dipelajari di Jurusan Teknik Metalurgi

Beberapa Mata Kuliah yg dipelajari adalah : Pengantar metalurgi, kimia analitik, Mekanika Teknik, Refraktori, Material Lanjut, Pengelasan, Heat Treatment, Pengecoran Logam, Fenomena Perpindahan, Korosi, Coating dan masih banyak lagi

Sekilas tentang lulusan Jurusan Teknik Metalurgi

Setelah lulus sebagai sarjana teknik metalurgi/material akan mendapatkan gelar S.T. Jurusan teknik metalurgi/material hanya ada 6 kampus dan 7 himpunan di Indonesia.
Selain bekerja, alumni sarjana teknik metalurgi dapat mengikuti sertifikasi profesi, seperti Welding Inspector (WI), Welding Engineer (WE), Coating Inspector, Corrosion Inspector. Tujuan sertifikasi tersebut adalah untuk mendapatkan keahlian khusus pada satu bidang tertentu saja.

Perguruan tinggi yang terdapat Jurusan Teknik Metalurgi

Untuk saat ini hanya ada 6 Universitas/Institut yg terdapat jurusan teknik metalurgi dan teknik material yaitu:
1. ITS Surabaya : Teknik Material dan Metalurgi (menjadi satu jurusan)
2. UNJANI Bandung : Teknik Metalurgi
3. ITB : Teknik Material, Teknik Metalurgi (dipecah menjadi 2 jurusan)
4. UI : Teknik Metalurgi dan Material (menjadi satu jurusan)
5. UNTIRTA Banten : Teknik Metalurgi
6. ITSB Bekasi : Teknik Material
Sebagai bentuk solidaritas dan kerjasama antar mahasiswa jurusan teknik metalurgi telah dibentuk Perhimpunan Mahasiswa Teknik Metalurgi dan Material (PPM3I) se-Indonesia. Jika kamu ingin bertanya atau mempunyai ketertarikan di bidang ini, kamu bisa follow atau mention @PM3I


Tentang Teknik Kimia

jurusan teknik kimia

Halo calon mahasiswa, pernah dengar jurusan teknik kimia? Mau tau tentang jurusan ini? Kali ini saya akan menguraikan tentang seluk-beluk teknik kimia berdasarkan pengalaman saya. So, check it out.


Apa itu teknik kimia?

Teknik kimia adalah jurusan yang mempelajari bagaimana caranya merubah sebuah bahan mentah menjadi sebuah produk (barang jadi/setengah jadi) dengan proses se-ekonomis mungkin dan menghasilkan untung sebesar-besarnya. Seorang sarjana teknik kimia juga bisa merancang sebuah pabrik industri kimia yang tentunya se-ekonomis mungkin dan menghasilkan untung yang sangat besar.

Apa yang dipelajari di teknik kimia?

Ini pertanyaan yang muncul dibenak saya ketika ingin masuk di jurusan ini. Setelah saya masuk ke teknik kimia barulah saya tahu apa saja yang dipelajari di teknik kimia. Yang dipelajari di teknik kimia bukan lah kimia seperti di SMA, melainkan kimia terapan yang sudah dipadu dengan fisika dan matematika. Disini kita akan diajarkan bagaimana cara untuk membuat, mengendalikan, serta mengoptimumkan sebuah proses. Banyak pelajaran yang asing seperti Operasi Teknik Kimia, Termodinamika Teknik Kimia, Kimia Fisika, Kinetika dan Katalis, Dinamika Proses, Mekanika Fluida, Pengendalian Proses, Perancangan Alat Proses, Utilitas, dll. Jangan terkejut apabila nantinya kalian masuk ke teknik kimia dan sangat jarang belajar kimia murni, karena memang pada dasarnya teknik kimia dirancang untuk memahami segala macam bentuk proses agar dapat diterapkan di industri. Di teknik kimia juga kita diajak untuk praktikum. Seperti praktikum kimia organic, kimia fisika, komputasi, dll. Lho kok ada komputasi? Yup, di teknik kimia juga kita ada beberapa program penunjang yang dapat mempermudah pekerjaan kita seperti Hysys, ChemCad, maupun sci-lab. Belum lagi mata kuliah pilihan yang ada, seperti Teknologi Batubara, Teknologi Minyak Bumi, Teknologi Bahan Pangan, Rekayasa Biokimia, Teknologi Partikel, dll.

Prospek Kerja Teknik Kimia?

Masalah prospek? Teknik kimia adalah jurusan dengan prospek kerja sangat luas dan sangat besar. Mau kerja di perminyakan? Pertambangan? Industri makanan? Bisa kok. Kerena, pada dasarnya kimia itu ada dimana-mana. Selama kimia ada dimana-mana dan membutuhkan sebuah proses, maka sarjana teknik masih dibutuhkan untuk itu. Pada dasarnya sebuah perusahaan tidak mencari lulusan yang hanya mementingkan IPK/GPA. IPK/GPA memang penting tapi harus diimbangi oleh soft skills yang mumpuni seperti komunikasi, kerjasama, presentasi, dll. Itu semua bisa didapat didalam organisasi. So, kalau kalian ingin kerja di perusahaan besar perbesar IPK/GPA kalian, kuasai bahasa asing, dan perbanyaklah organisasi. Kalau itu semua bisa kalian pegang, kalian tidak perlu mencari pekerjaan, pekerjaan itu sendiri yang akan mencari kalian.

Perguruan Tinggi yang Menyediakan Jurusan Teknik Kimia

Beberapa perguruan tinggi yang menyediakan jurusan S1 Teknik Kimia antara lain:
  • Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya
  • Universitas Diponegoro (Undip), Semarang
  • Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta
  • Universitas Indonesia (UI), Jakarta
  • Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung
  • Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang
  • Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPN Jatim), Surabaya
  • Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN Yogya), Yogyakarta
  • Universitas Surabaya (Ubaya), Surabaya
  • Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh
  • dll.

Demikian pembahasan singkat tentang Jurusan Teknik Kimia, semoga bermanfaat :)

Tentang Teknik Kelautan

Jurusan Teknik Kelautan

Teknik Kelautan (Ocean Engineering) adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang rekayasa kelautan. Tapi jangan salah, ilmu yang dipelajari di Teknik Kelautan ini bukan ilmu tentang perikanan, biota laut, dan ilmu sejenisnya.

Apa itu Teknik Kelautan?

Banyak orang salah menafsirkan nama Teknik Kelautan yang dianggap sama seperti ilmu-ilmu yang dipelajari pada disiplin ilmu Ilmu Kelautan. Untuk lebih mudah dipahami, anggap saja Teknik Kelautan seperti disiplin ilmu Teknik Sipil, yang kita ketahui secara garis besar Teknik Sipil mempelajari tentang konstruksi bangunan darat. Nah, kalau di Teknik Kelautan yang dibangun adalah bangunan yang berhubungan dengan kelautan, diantaranya konstruksi bangunan lepas pantai (offshore), coastal structure seperti dermaga / bay, bangunan pemecah ombak (breakwater), dan lain lain.

Apa saja yang dipelajari di Jurusan Teknik Kelautan

Mata kuliah yang dipelajari pada umumnya di Jurusan Teknik Kelautan (karena tiap perguruan tinggi bisa aja beda) adalah Mekanika Teknik, Mekanika Fluida, Mekanika Bahan, Dinamika Struktur, Hidrodinamika, Perencanaan Bangunan Lepas Pantai, Struktur Pantai, Teknologi Reservoir, Mekanika Tanah dan Sistem Pondasi, Oseanografi, dan masih banyak lagi dan tentunya seru untuk dipelajari. Beda jauh kan dari apa yang banyak orang bayangin?
Tidak hanya itu saja, di Teknik Kelautan secara umum dibagi menjadi beberapa bidang keahlian / bidang minat yang berfokus pada dunia kerja yang diinginkan, seperti bidang struktur, perencanaan bangunan, manajemen pantai (biasanya belajar software juga untuk permodelan, software yang umum dipelajari: AutoCAD;AnSys;StruCAD;SMS;3DMax;Etabs;dll), perpipaan / pipeline, dan yang ga’ kalah menarik adalah bidang energi kelautan.

Prospek kerja lulusan Jurusan Teknik Kelautan

Nah, sekarang pastinya pada bertanya-tanya nih, kerjanya lulusan Teknik Kelautan di mana ya? Apa di laut terus? Secara umum dan pasti jawabannya adalah iya, tapi ga’ melulu di laut, tergantung lapangan kerja yang digeluti. Lulusan Teknik Kelautan dapat menjadi konsultan teknik atau kontraktor. Untuk perusahaan yang menjadi lahan kerja lulusan Teknik Kelautan sebagian besar bergerak di bidang industri minyak dan gas (oil and gas company), seperti Schlumberger, Chevron, Total, Pertamina, dan lain-lain. Dan itu ga’ semuanya kerja di laut lho, bisa kerja kantoran juga. Kalau di pemerintahan bisa bekerja di bawah naungan Kementrian Kelautan.

Perguruan Tinggi yang terdapat Jurusan Teknik Kelautan

Di Indonesia, terdapat 4 Perguruan Tinggi yang menyediakan S-1 Teknik Kelautan, yaitu:
  1. Institut Teknologi Bandung (ITB) akreditasi A
  2. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) akreditasi A
  3. Universitas Hasanuddin (Unhas) akreditasi A
  4. Institut Teknologi Minaesa, Tomohon akreditasi C

Tentang Teknik Industri

jurusan teknik industri

Apa Itu Teknik Industri ?


Teknik Industri merupakan suatu disiplin ilmu gabungan dari ilmu keteknikan dan ilmu manajemen yang mempelajari tentang perancangan, penginstalan, dan perbaikan serta pengembangan suatu sistem yang integral yang terdiri dari manusia, material, peralatan, energi, dan informasi agar tercapai prosedur operasi/kerja sistem yang efektif dan efisien. Jadi dapat dikatakan pula Teknik Industri merupakan ilmu yang menjembatani antara ilmu keteknikan dan ilmu sosial.

Apa yang Dipelajari di Teknik Industri ?

Teknik Industri merupakan gabungan dari ilmu matematika, fisika, pengetahuan teknik dan aktivitas bisnis seperti system pemasaran, keuangan, pengembangan sumber daya manusia dan lain-lain, yang fundamental dengan prinsip-prinsip dan metode-metode dari desain dan analisis keteknikan.
Meskipun merupakan gabungan dari beberapa disiplin ilmu, tetapi Teknik Industri tetap berakar pada keilmuan teknik yaitu proses perancangan (design). Obyek yang dirancang dalam Teknik Industri adalah sebuah sistem, bukan sesuatu yang konkret seperti jembatan, gedung, pesawat terbang, atau yang lain. Pada dasarnya, ilmu Teknik Industri dapat dibagi ke dalam tiga bidang keahlian, yaitu :
  1. Sistem Manufaktur. Bidang ini memanfaatkan pendekatan Teknik Industri untuk peningkatan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral (manusia, mesin, material, energi, dan informasi) melalui proses perancangan, perencanaan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan menjaga keselarasan aspek manusia dan lingkungan kerjanya.
  2. Bidang keahlian Manajemen Industri. Bidang ini cenderung bergerak ke arah persoalan-persoalan yang bersifat makro dan strategis. Persoalan yang dihadapi seringkali sudah tidak ada lagi bersangkut-paut dengan problem yang timbul di lini produksi (sistem produksi) ataupun manajemen produksi/industri; melainkan sudah beranjak ke persoalan diluar dinding-dinding pabrik.
  3. Bidang keahlian Sistem Industri dan Tekno-Ekonomi. Bidang ini memanfaatkan pendekatan Teknik Industri untuk meningkatkan daya saing sistem integral (tenaga kerja, bahan baku, energi, informasi, teknologi, dan infrastruktur) yang berinteraksi dengan komunitas bisnis, masyarakat, dan pemerintah.

Prospek Lulusan Teknik Industri

Seorang lulusan Teknik Industri memiliki prospek kerja di bidang yang sangat luas antara lain adalah :
1. Bidang produksi/ operasi dan penjaminan mutu
2. Bidang teknologi informasi
3. Bidang pemasaran/manajemen bisnis
4. Bidang industri manufaktur
5. Bidang konsultasi manajemen
6. Bidang manajemen sumber daya manusia
7. Bidang pendidikan (dosen/peneliti)

Tentang Teknik Geologi

Jurusan Teknik Geologi

Kali ini saya akan membahas sedikit nih, tentang ilmu yang sedang saya dalami, yaitu Jurusan Teknik Geologi. Untuk peminatnya sendiri memang belum sebanyak Jurusan Teknik Perminyakan / Jurusan Teknik Pertambangan, akan tetapi Jurusan ini sangatlah Fleksibel, kalian dapat mempelajari keduanya pada Jurusan ini, Jurusan Teknik Geologi.

Apa sih Geologi itu?

Geologi merupakan ilmu / Seni untuk mempelajari Bumi, meliputi segala proses yang terjadi pada bumi / sejarah pada bumi itu sendiri. Pada penjelasan di atas dijelaskan bahwa Geologi merupakan Jurusan yang fleksibel (bidang keilmuannya). Pada Jurusan ini kalian dapat mempelajari segala bidang keilmuan kebumian, meliputi dunia Perminyakan (Migas), Pertambangan, Geotermal, Mitigasi Bencana, dan lain-lain. Hal ini dikarenakan ilmu yang dipelajari dalam Jurusan ini merupakan keilmuan yang kompleks (mempelajari segala yang macam yang terjadi, dan yang ada di Bumi).

Yang dipelajari di Jurusan Teknik Geologi

Di Jurusan ini, kalian akan banyak kegiatan Lapangan (Fieldtrip, Ekskursi, Kuliah Lapangan, dll.). Karena dalam dunia kerja nantinya, seorang ahli Geologi merupakan seorang ahli Eksplorasi, yang nantinya akan selalu turun ke lapangan.

Prospek Jurusan Teknik Geologi

Seorang ahli Geologi masih sangat dibutuhkan dalam dunia eksplorasi. Contoh, saat ini lapangan migas di Indonesia masih banyak yang belum tereksplorasi. Indonesia masih banyak memanfaatkan sumur migas tua yang cadangan migasnya sudah berkurang / bahkan sudah mau habis, oleh karena itu diperlukan banyak eksplorasi (tugas utama seorang ahli Geologi) dalam mencari sumur sumur migas baru.

Kampus yang terdapat Jurusan Teknik Geologi

Jika kalian berminat pada Jurusan Teknik Geologi ini, kalian dapat mendaftarkan di PTN / PTS yang menyelenggarakan pendidikan Jurusan Teknik Geologi ini. Berikut beberapa PTN / PTS tersebut :
1. Institut Teknologi Bandung (ITB) Fakultas Ilmu Teknologi Kebumian (FITB)
2. Universitas Gadjah Mada (UGM)
3. Universitas Pembanguan Nasional (UPN “Veteran” Yogyakarta)
4. Universitas Padjajaran (UNPAD)
5. Universitas Diponegoro (UNDIP)
6. Universitas Jendral Soedirman (UNSOED)
7. Universitas Sriwijaya (UNSRI)
8. Universitas Hassanudin (UNHAS)
9. Universitas Trisakti
10. STTNAS Yogyakarta
Ya itulah sedikit ulasan tentang Jurusan Teknik Geologi ini, semoga bermanfaat, inget masih banyak ahli ahli Geologi yang dibutuhkan dalam kegiatan eksplorasi negeri tercinta kita ini, I’m Proud to be a Geologist!

Tentang Teknik Elektro

jurusan teknik elektro

Apa Itu Teknik Elektro?


Disiplin ilmu Teknik Elektro pada dasarnya mempelajari teknologi perancangan suatu sistem maupun sub sistem menggunakan piranti elektronis sehingga bermanfaat untuk membantu pekerjaan-pekerjaan yang sulit dilakukan manusia. Teknik Elektro termasuk disiplin ilmu yang paling dinamis dan menantang dalam menghadapi perkembangan teknologi yang perkembangannya sedemikian pesat. Teknik Elektro cakupannya sangat luas, mulai dari sumbersumber pembangkit tenaga listrik, sistem jaringan distribusinya, sampai ke pemanfaatan di dalam gedung dan alat-alat rumah tangga.

Apa yang Dipelajari di Teknik Elektro ?

Teknik Elektro mempelajari pemanfaatan gejala-gejala alam terutama sifat-sifat elektron yang disebut dengan kelistrikan yang kemudian diaplikasikan dalam hubungannya dengan teknologi, termasuk juga hubungannya dengan fungsi listrik itu sendiri. Dalam bidang studi Teknik Elektro, selain mempelajari ilmu-ilmu dasar untuk rekayasa (meliputi Matematika, Fisika, dan Kimia) mahasiswa juga akan mempelajari landasan pengetahuan teknologi kelistrikan mencakup tentang energi, informasi, dan isyarat. Di beberapa perguruan tinggi, Teknik Elektro dibagi atas 2 bagian yaitu Arus Kuat dan Arus Lemah. Arus kuat mempelajari tentang listrik tegangan tinggi (kelistrikan). Sedangkan Arus Lemah mempelajari listrik tegangan lemah seperti elektro telekomunikasi, elektro komputer & elektro control.

Prospek Lulusan Teknik Elektro

Lulusan Teknik Elektro dapat bekerja di berbagai bidang industri, misalnya di pembangkitan, transmisi, distribusi tenaga listrik (Perusahaan Listrik Negara atau Perusahaan Listrik Swasta, industri besar), industri perancang/penghasil komponen listrik/elektronika, industri-industri pada umumnya yang sarat dengan mesin-mesin listrik, instrumentasi, pengaturan (control system), pusat komputer dan jaringannya, BUMN (PT. LEN, PT. Telkom, IPTN, PT. Indosat, PT. INTI, dll.), industri jasa telekomunikasi (termasuk operator seperti Telkomsel, Indosat, dll), industri peralatan telekomunikasi (contoh: Sony Ericsson, Nokia, Nortel, dll.), industri elektronika konsumen, perminyakan, dan sebagainya.
Lulusan Teknik Elektro biasanya menempati posisi/ jabatan di perusahaan sebagai; Network Planner/Engineer, Telecomunication Software Engineer, Perancang dan implementor produk-produk perangkat keras dan lunak telekomunikasi/internet, Konsultan pada berbagai industri yang menggunakan telekomunikasi dan internet, Manajer proyek Sistem Informasi/ Teknologi Informasi, Manajer Pengembangan produk dan layanan telekomunikasi dan informasi, dan lain sebagainya